Perbedaan Sistem pemerintahan presidensial dan parlementer

Perbedaan sistem pemerintahan presidensial dan parlementer serta ciri-ciri dan kelebihan dan kekurangan sistem pemerintahan presidensial dan parlementer.

Pada pertemuan kali ini saya akan membahas ciri-ciri sistem pemerintahan presidensial dan parlementer, perbedaan sistem pemerintahan presidensial dan parlementer, kelebihan dan kekurangan sistem pemerintahan presidensial dan parlementer dan juga sistem yang digunakan di indonesia.

perbedaan sistem pemerintahan presidensial dan parlementer

Sebelum masuk ke pembahasan utama, sebaiknya anda harus mengerti dulu apa itu sitem pemerintahan presidensial dan parlementer.

Sistem pemerintahan presidensial adalah sistem dimana kepala pemerintahan dan kepala negara di pegang oleh presiden dan presiden di pilih langsung oleh warga negaranya dengan melakukan pemilihan umum.

Sistem pemerintahan parlementer adalah sistem dimana kepala pemerintahan dipegang penuh oleh parlemen sedangkan kepela negara dipegang oleh presiden dan presiden tidak berhak ikut campur dalam urusan pemerintahan.

Dalam sistem parlemen, presiden lebih kepada simbol semata. Pemerintahan ini sering disebut sebagai sistem kerajaan.

Perbedaan sistem pemerintahan presidensial dan parlementer

Kelebihan sistem pemerintahan presidensial:

  1. Kemajuan negara ditentukan oleh presiden dan presiden di pilih oleh masyarakat secara langsung.
  2. Pemilihan presiden lebih teratur karena dilakukan dalam jangka tertentu dan harus menghabiskan masa jabatan barulah dilakukan pemilihan umum kembali.
  3. Kebijakan-kebijakan yang dibuat sesuai dengan jangka waktu jabatan.
  4. Karena jalan pemerintahan tidak bergantung pada parlemen sehingga kedudukan eksekutif lebih stabil.

Kekurangan sistem pemerintahan presidensial

  1. Pertanggung jawaban kurang jelas karena banyak pihak yang berdalih atas kegagalan pemerintahan.
  2. Pengambilan keputusan memakan waktu yang cukup lama karena harus melalui perundingan dengan pihak-pihak tertentu.
  3. Keputusan yang diambil dirasa kurang memuaskan karena biasanya hasil tawar menawar dari pihak lain yang ikut serta dalam pengambilan keputusan sehingga tidak terjadi konsistensi terhadapat perencanaan kebijakan awal.
  4. Dapat menimbulkan kekuasaan mutlak karena pengawasan terhadapat eksekutif tidak dapat dilakukan secara langsung oleh legislatif.

Kelebihan sistem pemerintahan parlementer:

  1. Pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan cepat karena tidak harus melakukan perundingan dengan pihak presiden yang dapat memakan waktu cukup lama.
  2. Pengawasan lebih ketat karena dilakukan langsung oleh parlemen, sehingga pemerintahan dapat dijalankan sebaik-baiknya.
  3. Pertanggung jawaban lebih jelas karena pemerintahan dipegang penuh oleh parlemen

Kekurangan sistem pemerintahan parlementer:

  1. Pemerintahan dapat digulingkan oleh parlemen sebelum masa jabatan selesai.
  2. Masa jabatan eksekutif tidak dapat ditentukan oleh masa jabatan karena parlemen dapat menggulingkan oleh parlemen.
  3. Eksekutif dan kabinet di tentukan oleh parlemen.

Ciri-ciri sistem pemerintahan presidensial dan parlementer

Presidensial:

  • Kepala pemerintahan dan Negara adalah presiden
  • Diadakan pemilihan umum untuk memilih presiden

Perlementer:

  • Tidak ada pemilihan presiden
  • Biasanya kepala Negara disebut sebagai Raja, bukan presiden.
  • Raja tidak ikut serta dalam mengatur urusan pemerintahan

Baca artikel lain DISINI

Semoga artikel tentang perbedaan sistem pemerintahan presidensial dan parlementer ini dapat bermanfaat bagi seluruh para pembaca.

Terima kasih dan salam sukses.