Informasi Penting Tentang Ethereum

Tahukah kamu apa itu Ethereum ?

Ethereum adalah mata uang digital yang diciptakan oleh Vitalik Buterin .

Ethereum menduduki peringkat nomor dua setelah Bitcoin.

Pada dasarnya Ethereum adalah komputer raksasa yang lambat.

Kecepatannya kira – kira 100 kali lebih lambat daripada komputer zaman sekarang dan harganya juga sangat mahal.

Komputer Ethereum memiliki power yang setara dengan Smartphone di tahun 90 an bisa dibilang tidak bisa berfungsi banyak.

Dari penjelasan di atas, sepertinya Ethereum tidak mengesankan. Tapi mengapa banyak orang yang suka sama Ethereum?

Pertanyaan yang bagus. Ethereum menarik perhatian banyak orang karena Ethereum adalah computer yang terdesentralisasi dan terdistribusi ke seluruh penjuru dunia.

Dengan kamu paham bagaimana Blockchain dari Ethereum bekerja, kamu akan tahu bagaimana Ethereum disebut Komputer Dunia.

Apa itu Blockchain?

 Singkatnya, Blockchain adalah sebuah hasil dari ide jenius yang diciptakan oleh developer Bitcoin, Satoshi Nakamoto, untuk menjalankan berbagai transaksi (penjualan, pembelian, perdagangan) menggunakan mata uang digital (cryptocurrency). Blockchain telah berevolusi menjadi sesuatu yang dapat merevolusi cara berpikir orang banyak, sama seperti yang dilakukan oleh Internet puluhan tahun yang lalu.

Teknologi Blockchain memiliki potensi yang luas untuk bisa diimplementasikan di hampir semua industri di seluruh penjuru dunia, di mana teknologi ini menjanjikan optimalisasi rasa percaya konsumen kepada produk / jasa yang ditawarkan dari sebuah korporasi.

Kisah sukses Bitcoin telah kita dengar selama hampir 1 dekade ini (diperkenalkan pada tahun 2009 oleh peudonim Satoshi Nakamoto) yang mencapai angka tertingginya di $20,000 untuk 1 Bitcoin pada akhir tahun 2017 yang lalu.

Secara sederhana, Blockhain dapat didefinisikan sebagai proses pembukuan transaksi. Pada saat kamu membeli bitcoin, transaksi tersebut diverifikasi oleh orang lain (para miner) dan diinput ke dalam pembukuan.

Sama halnya pada saat kamu menjual bitcoin, transaksi itu pun akan tercatat. Jika kamu membeli produk atau jasa menggunakan bitcoin, transaksi itu juga akan dicatat ke dalam pembukuan.

Semua transaksi akan tercatat ke dalam pembukuan sampai kemudian kapasitas itu penuh, dan membentuk sebuah block. Hal ini akan berlangsung terus menerus, dan setiap Block akan terhubung dengan Block lainnya.

Bagaimana Ethereum Bekerja?

Sama seperti teknologi blockchain yang lain, Ethereum memerlukan ribuan orang untuk menjalankan software pada komputer mereka dan untuk menjalankan network.

Setiap Node pada komputer di dalam network menjalankan program yang disebut Ethereum Virtual Machine (EVM).

EVM bisa kita anggap sebagai operating system yang menjalankan software dengan istilah Smart Contracts.

Untuk menghasilkan apapun tentu ada biaya yang harus kamu bayar. Namun di sini kamu tidak bayar dengan Dollar/Rupiah.

Di sini orang – orang membayar dengan Ether, yaitu cryptocurrency yang beredar di network ini. Ether mirip dengan Bitcoin dengan kelebihan bisa digunakan untuk menjalankan Smart Contract.

Baik kita sebagai manusia maupun Smart Contract adalah USER di Ethereum. Apa yang bisa kita lakukan, Smart Contract juga bisa.melakukannya.

Baik Smart Contract maupun kita sebagai manusia dapat mengirim dan menerima Ether.

Namun tidak seperti orang, Smart Contract juga dapat menjalankan program yang merespon berbagai hal pada saat dipicu.

Untuk memahami bagaimana Smart Contract berfungsi, saya akan menggunakan contoh sederhana .

Kekuatan dari Smart Contracts

Bayangkan kamu dan saya sedang bertaruh bagaimana cuaca esok hari. Saya bertaruh besok akan cerah, sementara kamu bilang akan hujan.

Kita sepakat, yang kalah harus kasih $100 ke yang menang. Bagaimana cara kita memastikan yang kalah akan menepati janjinya?

Saya kepikir 3 cara yaitu :

  1. Saling percaya

Cara paling sederhana adalah dengan saling mempercayai. Jika kita teman akrab yang sudah kenal lama, saya akan tau di mana kamu tinggal dan kamu tau hal-hal memalukan yang pernah saya alami.

Namun bagaimana jika kita tidak saling kenal? Kita sama-sama tidak punya alasan untuk saling percaya.

  1. Penandatanganan Kontrak Perjanjian

Cara berikutnya untuk mengesahkan taruhan kita adalah dengan membuat kontrak perjanjian.

Kita sama-sama menandatangani surat kesepakatan yang menjelaskan segala syarat dan ketentuan dari taruhan kita, termasuk apa tindak lanjutnya jika yang kalah tidak mau bayar uang taruhannya.

Kontrak perjanjian itu akan membuat yang kalah secara legal memiliki kewajiban untuk membayar kepada pemenang.

Tapi mengingat taruhan kita hanya $100, meskipun yang kalah mangkir, si pemenang akan keluar lebih besar dengan mengambil langkah hukum.

  1. Minta bantuan dari teman lain

Kita bisa mencari orang ketiga yang kita percayai, dan kita berdua akan kasih ke orang ini masing-masing $100 untuk dia simpan.

Hari berikutnya orang ketiga ini akan memeriksa cuaca dan memberikan $200 ke pemenang taruhan. Simple dan mudah kan opsi ketiga ini?

Tidak juga. Bagaimana kalau orang ketiga ini membawa kabur $200 nya?

Jadi, kita punya 3 cara dengan kekurangannya masing-masing. Karena kita tidak saling kenal, kita tidak percaya satu sama lain.

Menandatangani kontrak perjanjian memakan biaya yang sangat mahal, dan jika pelanggaran terjadi, kecil kemungkinan kita untuk  membawa masalah ini ke jalan hukum.

Minta bantuan ke teman lain sama halnya dengan cara pertama, kita akan mempertanyakan apakah orang itu bisa dipercaya atau tidak.

Smart Contract dapat menjadi solusi untuk situasi di atas. Smart Contract itu seperti cara nomor 3, namun berupa coding.

Ethereum memungkinkan kita untuk membuat software yang menyimpan Ether senilai $100 dari kita berdua, dan keesokan harinya Smart Contract akan memeriksa cuaca melalui API, dan mentransfer Ether senilai $200 kepada pemenang.

Begitu Smart Contract dibuat, maka tidak akan pernah bisa diubah. Karenanya kamu bisa yakin apapun kontrak yang dibuat, isi dari kontrak itu akan dijalankan.

Kita pernah dengar soal GAS. Apa yang dimaksud GAS ?

Jadi begini, setiap user yang menggunakan Smart Contract harus bayar untuk menjalankannya.

Biaya tersebut dibayarkan kepada Node yang menyediakan memory, penyimpanan, listrik dan sebagainya untuk menjalankan Smart Contract.

Untuk mengkalkulasi biaya dari Smart Contract, setiap aspek ada biayanya. Biaya inilah yang disebut GAS. Pada kenyataannya, GAS kita bayar menggunakan Ether.

Kapanpun kamu menjalankan Smart Contract, kamu harus menentukan GAS maksimal yang akan dikonsumsi.

Smart Contract akan berhenti jika prosesnya memang sudah selesai atau telah mencapai batas GAS.

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah Smart Contract berjalan tanpa arah dan pengulangan tak henti-henti.

Jadi itulah Ethereum. Ethereum bukan hanya sekedar cryptocurrency seperti halnya mata uang digital lainnya.

Tapi ethereum dipakai banyak orang karena kegunaannya yakni memungkinkan kita untuk menggunakan komputer dunia yang dijalankan oleh setiap Node yang tergabung dalam network.

Demikianlah penjelasan saya mengenai informasi penting tentang Ethereum  . semoga membantu dan bermanfaat untuk kalian semua.