Cara Mengidentifikasi Emas Yang Terdapat Pada Batuan

Mengidentifikasi adalah suatu cara yang dilakukan untuk memeriksa ada atau tidaknya emas yang terdapat pada batuan tersebut. Sebenarnya ada banyak cara yang bisa anda lakukan untuk mengidentifikasi emas pada sebuah batuan. Tetapi kebanyakan orang belum mengetahui hal tersebut. Sekalipun sudah ada yang mengetahui hal tersebut, pastinya mereka belum menyadari ada atau tidaknya emas pada sebuah batuan.

Disini saya akan membantu anda dalam mengidentifikasi emas pada sebuah batuan. Tentunya ada banyak hal perlu anda ketahui tentang emas, sebelum kita melanjutkan pembicaraan ini ke pokok pembahasan.

kebanyakan orang mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi emas pada sebuah batuan adalah karena mineral biji emas selalu didampingi dengan mineral pembawa lain yang biasa di sebut dengan sulfida. Jenis mineral pembawa tersebut meliputi mineral pyrite , chalcopyrite, pyrhotite, pentlandit  dan silika.  Sesuatu hal yang bikin orang kesulitan dalam membedakan antara mineral biji emas dengan mineral pembawanya adalah karena kedua mineral tersebut hampir sama atau bisa dibilang sangat mirip. Jadi orang akan kesulitan membedakan mana yang logam emas dan mana yang tidak.

Yang paling mirip dengan emas adalah Phyrite. Phyrite selalu dikaitkan dengan emas karena warnanya yang sangat mirip dengan emas. Tetapi anda masih bisa membedakan mana yang phyrite dan mana yang emas dengan cara menandai bahwa phyrite mudah hancur jika ditempa atau dipukul dengan palu. Sedangkan emas adalah satu – satunya mineral yang mudah menggores dan selalu meninggalkan bekas berwarna kuning keemasan. Emas juga bisa dibilang sebagai partikel mikroskopis dan submicroscopic mineral sulfide. Terutama chalcopyrite arsenopyrite and pyrhotite. Mereka disebut demikian karena mereka butiran miskroskopik yang memiliki ukuran yang sangat kecil.

Mungkin bagi orang yang sudah berpengalaman dalam dunia pertambangan, dalam hal mengidentifikasi emas pada batuan mungkin bukan suatu hal yang sulit apalagi untukmembedakan antara phyrit dan emas. Tetapi bagi orang yang awam akan pertambangan hal ini akan menjadi satu hal yang sulit. Apalagi untuk membedakan mana phyrite dan mana emas. Ditambah lagi kandungan mineralnya sangat halus atau bisa dibilang mikro kristal. Dalam situasi yang seperti ini, emas tidak dapat diamati dengan mudah oleh mata telanjang. Maka dari itu anda harus menggunakan mikroskop atau kaca pembesar untuk melihat ada atau tidaknya kandungan biji emas pada batuan tersebut.

batu emas

Untuk memudahkan anda dalam mengidentifikasi emas pada batuan, tentunya anda harus mengetahui terlebih dahulu apa saja ciri – ciri dari emas. Berikut akan saya jabarkan mengenai ciri khas atau sifat fisik emas, agar anda mudah membedakan mana yang emas dan mana yang tidak.

Berikut 5 Ciri Khas Emas dapat dilihat dari beberapa segi berikut :

  1. Dari Segi Warna

Ciri khas dari emas yang pertama adalah warnanya. Jika dilihat dari segi warnanya. Emas bisa berwarna kuning terang, apabila kandungan kadarnya tinggi. Bisa juga warnanya kuning pucat, yang menandakan emas tersebut memiliki kadar yang rendah. Dan yang perlu anda ingat adalah warna emas tidak pernah norak ataupun mengkilap. Warna emas lebih murni dan natural.

  1. Dari Segi Kekerasan

Ciri – ciri emas yang kedua bisa dilihat dari segi kekerasannya. Logam emas memiliki kekerasan hingga 2,5 sampai 3 skala mohs. Dan emas tidak akan mudah hancur apabila dipukul dengan palu, sedangankan yang menempel dengan emas jika dipukul dengan palu maka akan cepat hancur. Sifat emas yang asli adalah berat. Untuk mengetahuinya, anda dalam menenggelamkannya ke dalam mangkuk yang berisi air. Jika emas tersebut asli maka ia akan langsung tenggelam ke dasar air. Dan yang bukan emas pasti akan mengapung diatas permukaan air.

  1. Dari Segi Kepadatan

Emas yang asli memiliki kepadatan hingga 15,6 sampai 19,3. Maka dari itu emas akan  terlihat padat meskipun ia menempel dengan batuan. Kandungan emas pada batuan biasanya terlihat lebih keropos padahal ia memiliki partikel yang sangat padat di dalamnya.

  1. Dari Segi Fisik

Ciri khas emas yang lainnya dapat dilihat dari segi fisik. Emas yang asli umumnya memiliki fisik yang tidak teratur atau tidak menentu. Kadang berbentuk bongkahan, kadang berbentuk butiran dan kadang bisa berbentuk seperti pasir jika emas tersebut memiliki ukuran yang sangat kecil.

  1. Dari Segi Diagnosa dan Identifikasi

Ciri khas yang terakhir dapat dilihat dari segi identifikasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan para ilmuwan, emas yang asli bersifat mudah melebur apabila dibakar. Jika emas tersebut dibakar dengan suhu sekitar 1000 derajat Celcius maka bentuknya akan berubah menjadi cair.

Jadi sekarang anda sudah tahu kan apa saja ciri – ciri emas ? dengan mengetahui sifat fisik emas maka anda akan lebih mudah dalam membedakan mana yang emas dan mana yang bukan. Demikianlah informasi yang dapat saya sampaikan mengenai Cara Mengidentifikasi Emas Yang Terdapat Pada Batuan. Semoga informasi yang saya berikan diatas dapat bermanfaat bagi anda semua. Terima kasih.