Cara memilih bisnis yang Aman

Bisnis memang menjadi salah satu pekerjaan yang menjadi incaran banyak orang. Sebab bisnis mampu menjanjikan masa depan bagi mereka yang telah berhasil meraih kesuksesan.

Namun kalian juga harus berhati – hati dalam memilih sebuah bisnis. Karena sekarang banyak bisnis yang menjanjikan iming – iming yang cukup besar. Padahal bisnis tersebut adalah sebuah penipuan.

Disini saya akan memberi tahu cara memilih bisnis yang Aman. Tapi sebelum itu kalian harus tahu ciri – ciri bisnis yang abal – abal . Agar kalian tidak mudah tertipu dengan bisnis tersebut. Berikut akan saya jelaskan mengenai cirri – ciri bisnis yang abal –abal.

Berikut adalah 5 ciri – ciri bisnis abal – abal alias Penipuan :

  1. Banyak Iming – iming

Iming – iming itu sebenarnya penting, tujuannya adalah untuk menambah anggota untuk mau berinvestor di bisnis kita. Namun kalian juga harus mengetahui perbedaan iming – iming palsu dengan iming – iming yang beneran.

Iming – iming beneran umumnya juga menawarkan ini itu agar kita tergiur untuk ikut gabung dengan bisnisnya. Tapi iming – imingnya sesuai kenyataan atau asli.

Contohnya : “Misalnya kamu gabung di bisnis ini , kamu akan memperoleh keuntungan yang lumayan. Meskipun tidak terlalu besar, yang pasti berjalan dengan lancar setiap bulannya.”

Nah ini adalah salah satu contoh iming – iming yang beneran. Memang bener, jika kita gabung ke dalam sebuah bisnis, apalagi masih baru ya tentu keuntungannya masih sedikit atau kecil.

Sedangkan…

Iming – iming yang palsu umumnya jika dinilai dari perkataan pasti jauh dari kenyataan atau mustahil , terus pelaku pasti kesannya memaksa agar kita ikut gabung dengannya.

Contoh : “ Jika ibu mau bergabung di bisnis kami, dijamin ibu akan memperoleh keuntungan yang besar setiap bulannya. Bisa – bisa ibu dapat membeli mobil baru dalam sebulan. Mau kan bu dapat mobil baru dalam sebualan ? ibu ngak perlu kerja hanya duduk – duduk saja tapi bisa beli mobil. Makanya bu buruan gabung dengan kami.”

Perhatikan kata yang saya garis bawahi , dari perkataannya saja sudah tidak masuk akal atau mustahil dan kesannya memaksa. Sejarahnya mana ada orang yang duduk – duduk saja bisa beli mobil dalam sebulan.

Ingat ! di zaman sekarang tidak ada yang instan. Jika kita menginginkan sesuatu ya kita harus kerja, harus berusaha, sampai apa yang kita inginkan itu tercapai.

Jadi jangan mudah tertipu ya dengan iming – iming palsu ? terutama bagi yang malas kerja atau yang mata duitan. Kalau udah di iming – imingi kayak gini ni , pasti langsung saja gabung.

  1. Tidak jelas dimana kantor pusatnya bergerak

 Jika kalian diajak gabung oleh seseorang untuk ikut gabung di dalam bisnisnya, terus kalian merasakan keganjalan dari perkataannya yang menjanjika iming – iming palsu. Coba kalian tanya dimana kantor pusatnya bergerak. Dijamin dia ngak bisa jawab.

Kalau pun dia bisa ngeles istilahnya, pasti dia berbohong. Bila perlu kalian mengajaknya untuk ikut langsung ke kantornya. Pasti dia akan merasa ketakutan. Karena bisnis abal – abal umumnya tidak memiliki kantor yang resmi.

  1. Produk yang ditawarkan tidak jelas

Umumnya ketika si pelaku ingin mengajak seseorang untuk menjadi umpannya (korban sasarannya), pasti dia menawarkan sebuah produk.

Nah produknya itu yang harus kalian perhatikan. Biasanya kalau bisnis abal – abal mereka pasti memproduksi barang – barang yang ngak jelas terbuat dari apa. Biasnya obat – obatan , tapi tidak memiliki izin edar apalagi perlindungan dari BPOM.

  1. Jika berbicara suka berbelit – belit

Nah salah satu cara mengetahui seseorang itu menipu atau tidak adalah dengan cara memperhatikan cara bicaranya.

Perhatikan saja seseorang yang berbohong, pasti jika mereka berbicara selalu gugub ataupun berbelit – belit. Begitu juga dengan penipu. Mereka akan kesulitan berbicara , karena mereka berbohong atau tidak mengatakan yang sebenarnya.

  1. Selalu menunjukkan bukti – bukti palsu

Biasanya para penipu ini selalu menunjukkan bukti – bukti palsu untuk menunjukkan bahwa mereka benar. Agar kalian tidak mudah tertipu sebaiknya kalian membaca secara terperinci apa saja isi surat – surat palsunya.

Jika kalian cerdas, Tentunya kalian akan mendapatkan keganjalan dari isi surat tersebut. Dari situ lah kalian mengetahui bahwa bukti itu benar atau tidak.

Berikut 5 ciri – cirri bisnis yang Aman :

  1. Memiliki Produk Asli

Yang dimaksud Produk Asli adalah produk – produk yang sudah umum kita ketahui, dan memiliki izin edar yang resmi serta mendapat perlindungan dari BPOM.

  1. Tidak banyak iming – iming Palsu

 Seperti yang telah saya jelaskan diatas, kalian sudah tahu kan perbedaan man aiming – iming palsu dengan iming – iming yang beneran ?

Pastinya mereka memiliki iming – iming juga namun iming – imingnya sesuai kenyataan dan tidak mustahil.

  1. Memiliki kantor Pusat yang jelas

 Jika bisnis tersebut beneran , pastinya dia memiliki kantor pusat yang beneran. Dan yang pasti mereka tidak akan ragu – ragu lagi memberi tahu kepada kalian alamat dimana kantor pusatnya bergerak. Karena mereka memang betul.

 Memiliki bukti – bukti yang jelas

Tidak seperti yang saya jelaskan diatas, umumnya jika bisnis beneran mereka pasti memiliki atau menujukkan bukti –  bukti yang akurat dan asli.

 Tidak berbelit – belit

Seperti yang kita ketahui seseorang yang jujur dan benar pasti tidak akan gugub ataupun ragu – ragu apalagi berbelit – belit jika berbicara. Karena mereka adalah benar atau mengatakan yang sebenarnya. Dan umumnya bisnis yang benar tidak akan memiliki kesan yang memaksa.

Nah jadi sekarang kalian sudah tahu kan apa saja perbedaan bisnis palsu (abal – abal) dengan bisnis yang benar (asli) ?

Jangan sampai terkecoh lo, karena sekarang sangat sulit membedakan antara penipu dengan yang bukan penipu.

Karena seorang penipu memiliki kemampuan yang luar biasa untuk berbohong dan berpura – pura menjadi benar.

Demikianlah informasi yang dapat saya sampaikan mengenai cara memilih bisnis yang Aman. Semoga dengan membaca artikel ini kalian dapat terhindar dari yang namanya penipuan. Semoga bermanfaat dan Terima kasih .